Integrasi Rehabilitasi Mangrove dan Pengembangan Produk Olahan Hasil Laut sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir di Desa Pagatan Besar

Main Article Content

Amadeo Gideon Komalig
Achmad Al Kautsar
Khairunnisa Fadzilah Wijayanti
Daniel Sergio Parningotan
Adela Ardiyanti Wijaya

Abstract

Masyarakat pesisir di Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan menghadapi tekanan lingkungan dan ekonomi akibat abrasi pantai serta rendahnya nilai tambah pemanfaatan hasil laut. Kondisi ini mendorong perlunya upaya pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan konservasi lingkungan dan peningkatan ekonomi lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan ketahanan pesisir melalui rehabilitasi mangrove dan pelatihan pengolahan hasil laut. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, praktik lapangan, dan pendampingan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui penanaman 300 bibit mangrove pada lahan seluas 30 × 50 meter di kawasan rawan abrasi serta pelatihan pengolahan ikan peda menjadi produk abon bernilai tambah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai fungsi ekologis mangrove serta meningkatnya keterampilan dalam mengolah hasil laut menjadi produk ekonomi. Program ini menunjukkan bahwa integrasi rehabilitasi lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat mendukung pengelolaan wilayah pesisir yang lebih berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Komalig, A. G., Achmad Al Kautsar, Khairunnisa Fadzilah Wijayanti, Daniel Sergio Parningotan, & Adela Ardiyanti Wijaya. (2026). Integrasi Rehabilitasi Mangrove dan Pengembangan Produk Olahan Hasil Laut sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Masyarakat Pesisir di Desa Pagatan Besar. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(5), 664–671. https://doi.org/10.56799/jim.v5i5.16679
Section
Articles

References

Chambers, R. (1994). The origins and practice of participatory rural appraisal. World Development, 22(7), 953–969.

Dewanti, T. T., Harsen, F., Apsari, N. C., Raharjo, S. T., Humaedi, S., Taftazani, B. M., & Santoso, M. B. (2023). JAGA PESISIR KITA: Pengelolaan potensi lingkungan pesisir melalui pemberdayaan masyarakat di Pangempang, Kecamatan Muara Badak. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 4(1), 43-52.

Dewi, I. R., & Leila, A. S. (2020). Pengembangan bisnis pembibitan mangrove untuk abrasi pantai di Desa Pagatan Besar, Kalimantan Selatan. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (Vol. 2, pp. 74–81).

Diskominfo Kalimantan Selatan. (2025). Rehabilitasi tanaman mangrove di Kalimantan Selatan. https://diskominfomc.kalselprov.go.id

Kretzmann, J. P., & McKnight, J. L. (1993). Building communities from the inside out: A path toward finding and mobilizing a community’s assets. ACTA Publications.

Nusantara, S. D., Muhammad, F., Maryono, M., & Halim, M. A. R. (2023). Tantangan pengelolaan wilayah pesisir di Kabupaten Halmahera Selatan. Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia, 3(2), 216-225.

Pratiwi, A. B., Darmawan, A., & Arsad, S. (2022). Analisis Kesesuaian dan Daya Dukung Pengembangan Ekowisata Mangrove Di Rejoso, Pasuruan, Jawa Timur. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 12(1), 39-48.

Rahman, M. M., Arif, M. S. I., Hossain, M. T., Almohamad, H., Al Dughairi, A. A., Al-Mutiry, M., & Abdo, H. G. (2023). Households’ vulnerability assessment: empirical evidence from cyclone-prone area of Bangladesh. Geoscience letters, 10(1), 26.

Umaya, U., Devicawati, D., Johan, H., & Johan, S. (2023). Aktivitas masyarakat dan pengaruhnya terhadap fenomena alam abrasi terintegrasi pembelajaran fisika sekolah. Silampari Jurnal Pendidikan Ilmu Fisika, 5(2), 161-171.

Similar Articles

<< < 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.