Bahaya Penyebaran Hoaks: Studi Kasus QS. Al-Nūr [24]: 11 dan QS. Al-Ḥujurāt [49]: 6

Main Article Content

Yakhsyallah Yakhsyallah

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menemukan maqashid yang terkandung dalam ayat tentang hoaks, QS. Al-Nur[24]: 11 dan QS. Al-Hujurat [49]: 6. Penelitian ini bersifat analilisi teks yang diperoleh melalui studi library research. Data primer dalam tulisan ini adalah merujuk tafsir para ulama, khususnya tafsir al-Munir karya Wahbah Zuhaily dan al-Tahrir wa al-Tanwir Ibn ‘Asyur. Penelitian ini menghasilkan bahwa bahaya penyebaran hoaks berimplikasi pada individu secara personal penyebarnya dan berimplikasi pada tatanan sistem sosial. Artikel ini menggunakan analisis maqashidi yang menemukan bahwa kedua ayat tersebut mengedepankan unsur proteksi dari segala efek yang ditimbulkan sehingga  memuat unsur hifzh al-aql, hifzh al-‘irdh, dan hifzh al-daulah. Ayat hukum dalam al-Quran tidak hanya bersifat praksis, namun juga produktif dan membangun, sehingga dalam ranah preventif merebaknya hoaks, juga dibutuhkan peranan dari pemerintah untuk ikut terlibat aktif di dalamnya.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Yakhsyallah, Y. (2023). Bahaya Penyebaran Hoaks: Studi Kasus QS. Al-Nūr [24]: 11 dan QS. Al-Ḥujurāt [49]: 6. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(12), 5796–5807. https://doi.org/10.56799/jim.v2i12.2508
Section
Articles

References

Abu Zayd, Washfi ‘Asyur. 2020. Metode Tafsir Maqashidi Memahami Pedekatan Baru Penafsiran al-Quran, terj. Ulya Fikriyati. Jakarta: Qaf Media.

Bahri, Saiful. 2021. “Literasi Digital Menangkal Hoaks Covid-19 di Media Soaial”, Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol. 10, No. 1.

Davina, Azenia Tamara, dkk. 2021. “Penerapann Hukum Penyebaran Hoaks Mengenai Covid-19 Melalui Facebook Berdasarkan UU ITE dan Hukum Pidana”, Media Keadilan Jurnal Ilmu Hukum, Vol. 12, No. 1.

Engineer, Asghar Ali. 2022. Tafsir Perempuan Wacana Perjumpaan al-Quran, Perempuan, dan Kebudayaan Kontemporer, terj. Akhmad Affandi dan Muh. Ihsan. Yogyakarta: IRCiSoD.

Felicia dan Riris Loisa. 2018. “Peran Buzzer Politik Dalam Aktivitas Kampanye di Media Sosial Twitter”, Jurnal Komunika, Vol. 2, No. 2.

Haryati, Setya dan Anisa, Fitria. 2021. “Asas Praduga Tak Bersalah Dalam Penyelenggaraan Peradilan Pidana” Jurnal Jendela Hukum dan Keadilan, Vol. 8, No. 1.

Hosen, Nadirsyah. 2017. Tafsir al-Quran di Medsos. Yogyakarta: Bunyan.

Ibn ‘Asyur, Muhammad al-Thahir. 1984. Al-Tahrir wa al-Tanwir. Tunisia: Dar al-Tunisiyyah li al-Nasyr.

_____________. 2010. Maqashid al-Syari’ah al-Islamiyyah. Alexandria: Maktabah al-Iskandariyah.

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an. 2016. Tafsir Ringkas. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.

_____________. 2011. Tafsir Tematik: Komunikasi dan Informasi. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran.

Lings, Martin. 2017. Muhammad; Kisah Hidup Nabi Berdasarkan Sumber Klasik, terj. Qamaruddin SF. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.

Manzhur, Ibn. Tt. Lisan al-‘Arab. Kairo: Dar al-Ma’arif.

Molinggo, Zainuddin Muda Z., dkk. 2021. Modul Cakap Bermedia Digital. Jakarta: Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika.

Muslim, Mushthafa. 1996. Mabahits fi I’jaz al-Qur’an. Riyad: Dar al-Muslim.

Mustaqim, Abdul. 2019. “Argumentasi Keniscayaan Tafsir Maqashidi Sebagai Basis Moderasi Islam”, Pidato Pengukuhan Guru Besar Dalam Bidang Ulumul Qur’an UIN Sunan Kalijaga.

Pora, Sahrul, dkk. 2022. “Hoax Rratna Sarumpaet dan Perang Narasi di Media Sosial”, Journal of Government Science, vol. 3, No. 1.

Pranoto, Stepanus Sigit. 2018. “Inspirasi al-Quran dan Hadis Menyikapi Hoaks”, Jurnal Al-Quds Studi al-Quran dan Hadis, Vol. 2, No. 1.

Pratama, Rony K. 2021. Genealogi Hoaks Indonesia. Sleman: Buku Mojok Group.

Purnomo, Hadi, dan Andre Yosua M. 2021. “Inkonsistensi Penegakan Hukum Tindak Pidana Hoaks di Indonesia Pasca Reformasi”, Jurnal Ius Constituendum, Vol. 6, No. 2.

al-Qurtubi, Muhammad bin Ahmad bin Abi Bakr. 2006. Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an. Beirut: Mu’assasah al-Risalah.

Sabry, Muh. Sadik dan Muhammad Darwis Ridwan. 2018. “Wawasan al-Quran Tentang Hoaks (Suatu Kajian Tafsir Tematik)”, Jurnal Tafsere, Vol. 6, No. 2.

Sardar, Ziauddin. 1989. Tantangan Dunia Muslim Abad 21; Menjangkau Informasi, terj. A.E. Priyono dan Ilyas Hasan. Bandung: Mizan.

Sugiono, Shiddiq. 2020. “Fenomena Industri Buzzer di Indonesia: Sebuah Kajian Ekonomi Politik Media”, Communicatus Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol. 4, No. 1.

al-Suyuthi, Jalaluddin. 2006. Al-Itqan fi Ulum al-Qur’an. Kairo: Dar al-Hadits.

Widodo, Guntarto., dkk. 2020. “Aspek hukum Delik Penyebaran Berita Bohong (Hoax) Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik”, Jurnal of Law, Vol. 3, No. 1.

Wijaya, Aksin. 2016. Sejarah Kenabian Dalam Perspektif Tafsir Nuzuli Muhammad Izzat Darwazah. Bandung: Mizan Pustaka.

al-Zuhaily, Wahbah. 2009. Al-Tafsir al-Munir fi al-‘Aqidah wa al-Syari’ah wa al-Manhaj. Damaskus: Dar al-Fikr.

Website

https://cdn1.katadata.co.id/media/microsites/litdik/Status_Literasi_Digital_diIndonesia%20_2021_190122.pdf

https://nasional.kompas.com/read/2022/06/06/09023741/buzzer-dan-hoaks-jadi-penyebab-kian-runcingnya-polarisasi-politik-sejak, diakses pada 1 Desember 2022, pukul 10.40 WIB.

https://www.kominfo.go.id/content/detail/12008/ada-800000-situs-penyebar-hoax-di-indonesia/0/sorotan_media, diakses pada 1 Desember 2022, 10.21 WIB

https://www.mafindo.or.id/, diakses pada 2 Desember 2022, 13.25 WIB