Sejarah dan Dinamika Perkembangan Wacana Kronologi Al-Qur’an Kaum Orientalis
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan sejarah dan dinamika perkembangan kronologi al-Qur’an dalam perspektif kaum orientalis dan pengaruhnya terhadap kajian al-Qur’an sarjana muslim modern. Hal ini dirasa penting melihat dinamika kajian al-Qur’an yang tidak hanya terfokus pada kecenderungan keagamaan, namun telah berkembang menjadi diskusi akademis yang mencoba melihat dinamika al-Qur’an secara holistik. Jika demikian, sudah seharusnya kita melihat hal tersebut dalam perspektif kaum orientalis sebagai contoh daripada kecenderungan akademis tersebut dengan maksud mengambil manfaat dari buah pemikiran mereka, bahkan melengkapi dan memberikan catatan, dalam hal ini mengenai kronologi al-Qur’an. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif-komparatif. Penelitian ini menemukan bahwa melalui uraian mengenai sejarah dan dinamika perkembangan kronologi al-Qur’an dalam wacana kaum orientalis, dan dikomparasikan dengan kajian para sarjanawan muslim, peneliti menilai bahwa kajian yang dilakukan oleh keduanya bersifat spekulatif karena keterbatasan data yang digali.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Abdul Karim. (2013). Pemikiran Orientalis Terhadap Kajian Tafsir Hadis. Jurnal ADDIN, 7(2), 313.
Abū ʿAbdallāh al-Zanjānī. (1935). , Taʾrīkh al-Qurʾān. Cairo.
Ah. Fawaid. (2013). Dinamika Kajian Al-Qur’an di Barat dan Dampaknya pada Kajian Al-Qur’an Kontemporer. Nuansa, 10(2), 241.
Ali Fitriana Rahmat. (2020). Menimbang Teori Kronologi Al-Qur’an Sir William Muir dan Hubbert Grimme. Jurnal Al-Fanar, 3(1), 62. Retrieved from https://doi.org/10.33511/alfanar.v3n1.57-70
Amin, M. (2019). Perkembangan Kajian Teoritis Tafsir di Barat dan Pengaruhnya Terhadap Sarjana Muslim. Al Burhan: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pengembangan Budaya Al-Qur’an, 19(2), 172. Retrieved from https://doi.org/10.53828/alburhan.v19i2.120
Anshori, M. (2019). Tren-Tren Wacana Studi Al-Qur’an dalam Pandangan Orientalis di Barat. Nun: Jurnal Studi Alquran Dan Tafsir Di Nusantara, 4(1), 19. Retrieved from https://doi.org/10.32495/nun.v4i1.35
Ayatullah Sayyid Kamal Faghih Imani. (1998). Nur al-Qur’an: An Enlightening Commentary Into The Light Of The Holy Qur’an. Iran: Imam Ali Public Library.
Baiquni, E. N. dan A. (2017). Tema-tema Pokok Al-Qur`an. Bandung: Mizan Pustaka Cet. 1.
Bariqi, S. (2018). Pengaruh Theodor Nöldeke terhadap Studi Sejarah Al-Qur’an di Indonesia. SUHUF, 11(2), 237–256. Retrieved from https://doi.org/10.22548/shf.v11i2.331
Dena Agustina, Devya, D. S. (2022). Kronologi Turunnya Al-Qur’an Perspektif Sir William Muir dan Gustav Weil,. Jurnal Integritas Terbuka, 1(1), 37.
Hartwig Hirschfeld. (1902). New Researches into the Composition and Exegesis of the Qur’an. London: Royal Asiatic Society.
Hubert Grimme. (1895). Mohammed II: Einleitung in den Koran. System der Koranischen Theologie. Münster: Aschendorffschen Buchhandlung.
Lukman, F. (2018). Menyingkap Jati Diri Al-Qur’an. Yogyakarta: Bening Pustaka.
Maria Ulfa. (2019). Kronologi Al-Qur’an (Gustav Weil, Noldeke-Schwally dan Blachere). IIQ Jakarta.
Mayuddin, F. R. T. A. (1983). Tema-Tema Pokok AL-Qur’an. Bandung: Pustaka.
Morteza Karimi-Nia. (2013). The historiography of the Qurʾan in the Muslim world. The influence of Theodor Nöldeke. Journal of Qurʾanic Studies, 15(1), 46.
Nikmatul Khairiyah. (2021). Kronologi Al-Qur’an Menurut Thedor Noldeke Dan Sir William Muir (Studi Analisis The History of The Qur`an Dan Life of Mahomet. IIQ Jakarta.
Peter G. Riddell. (2017). Reading the Qurʾān Chronologically An Aid to Discourse Coherence and Thematic Development,” in Islamic Studies Today: Essays in Honor of Andrew Rippin, ed. Majid Daneshgar and Walid Saleh. Leiden: Brill.
Pratomo, H. (2018). Aplikasi Pendekatan Kritis-Historis (Geschichte Des Qorans) Theodor Noldeke (1837-1930) Dalam Studi Al-Qur’an. Syariati : Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Hukum, 4(01), 5. Retrieved from https://doi.org/10.32699/syariati.v4i01.1159
Rusmana, D. (2006). Al-Quran dan Hegemoni Wacana Islamologi Barat. Bandung: Pustaka Setia.
Sadeghi, B. (2011). The Chronology of the Qurān: A Stylometric Research Program. Arabica, 58(3–4), 210–299. Retrieved from https://doi.org/10.1163/157005810X529692
Tamir, G. (2004). Muqaddimah at-Tarjamah al-‘Arabiyyah li Tarikh al-Qur’an. Beirut: Konrad-Adenauer Stiftung.
Taufik Adnan Kamal. (2013). Rekonstruksi Sejarah Al-Qur’an. Jakarta: Pustaka Alvabet.
Theodor Noldeke dkk. (2013). The History of The Qur`ân, terj. Wolfgang H. Behn. Leiden: Brill.
W. Montgomery Watt. (1991). Bell’s Introduction to The Koran. Edinburg: Edinburg University Press.
Yusuf Hanafi. (2013). Quranic Studies dalam Lintasan Sejarah Orientalisme dan Islamologi Barat. Jurnal Hermeunetik, 7(2), 250.
Zunaidi Nur. (2022). Kronologi Al-Qur’an Periode Makkah Analisis Internal Teks Theodor Nöldeke Dalam Penyusunan Kronologi Al-Qur’an Periode Makkah. Irfani, 1(2), 115–124. Retrieved from https://doi.org/10.36667/irfani.v1i2.1014