Konsep Oksidentalisme Hasan Hanafi Di Era Westernisasi dan Korean Wave
Main Article Content
Abstract
Dalam menghadapi westernisasi, maka konsep oksidentalisme ini muncul. Westernisasi yang merambah kian luas menjadikan lunturnya identitas bangsa Indonesia secara perlahan-lahan. Berangkat dari pemikiran Hasan Hanafi yang memiliki tujuan untuk mengambil konsep bangsa yang telah dibangun agar direbut kembali dan sekaligus menjinakkan Barat dalam menguasai dunia. Sebagai pemikir Islam, Hasan Hanafi merangkum konsep oksidentalisme pada pilar-pilar dalam menghadapi tradisi dan pembaharuannya sesuai berkembangnya zaman. Ketiga pilar yang diusung oleh Hasan Hanafi inilah yang akan menjadi pedoman bagi masyarakat terutama di zaman modern ini yang masuk dalam ranah westernisasi. Selain itu, adanya Korean Wave atau Hallyu yang hadir sebagai rival westernisasi dalam mempengaruhi pandangan masyarakat untuk mempertahankan identitas dirinya. Disinilah peran oksidentalisme sebagai studi dan ideologi akan menampakkan sisi eksistensinya sebagai suatu hal yang penting untuk dipalajari.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Abdurrahman Kasdi dan Umma Farida, (2013), “Oksidentalisme Sebagai Pilar Pembaharu”, Jurnal Fikrah, Vol. 1, No. 2.
Dinda Larasati, (2018), Globalisasi Budaya dan Identitas: Pengaruh dan Eksistensi Hallyu (Korean Wave) versus Westernisasi di Indonesia, Jurnal Hubungan Internsional Tahun XI, No. 1.
E. Kusnaddiningrat, (1999), Teologi dan Pembebasan: Gagasan Islam Kiri Hasan Hanafi, Jakarta: Logos.
GWF. Hegel, (2000), Filsafat Sejarah, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, Cet. I.
Hasan Hanafi, (2000), Oksidentalisme: Sikap Kita Terhadap Tradisi Barat terj. M. Najib Buchori, Jakarta: Paramadina.
Kazou Shimogaki, (1994), Kiri Islam Antara Modern dan Posmodernisme: Telaah atas Pemikiran Hassan Hanafi terj. M. Imam Aziz dan M. Jadul Maula, Yogyakarta: LkiS.
Lexy J. Moleong, (2002), Metodologi Penelitian Kualitatif , Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ulber Silalahi, (2009), Metode Penelitian Sosial, Bandung: PT Rafika Aditama.
Yolies Yongky Nata, 2015, Oksidentalisme, Jurnal Penelitian Dan Pemikiran Keislaman, Vol. 2, No. 1.