Perdagangan Bebas Antara Indonesia dan Malaysia Dalam Sektor Pertanian Kelapa Sawit
Main Article Content
Abstract
Kinerja perdagangan antara Indonesia
dan Malaysia dalam sektor pertanian menjadi fokus
utama dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis dinamika perdagangan antara
kedua negara dalam sektor pertanian, serta faktor
faktor yang memengaruhi kinerja perdagangan .
Metode penelitian yang digunakan adalah analisis
data sekunder berdasarkan data perdagangan
internasional dan data ekonomi dari berbagai
sumber resmi seperti Organisasi Perdagangan
Dunia (WTO), Badan Pusat Statistik (BPS), dan
Departemen Statistik Malaysia (DOSM). Analisis
kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk memahami
tren perdagangan, komposisi produk, dan faktor
faktor yang memengaruhi kinerja perdagangan
antara kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa perdagangan pertanian antara Indonesia dan
Malaysia mengalami pertumbuhan yang signifikan
selama beberapa tahun terakhir. Namun demikian,
terdapat beberapa tantangan yang dihadapi oleh
kedua negara, termasuk perubahan iklim, kebijakan
perdagangan internasional, infrastruktur, dan
perubahan preferensi konsumen global. Analisis
komparatif
antara Indonesia dan Malaysia
mengungkapkan perbedaan dalam struktur ekonomi,
kebijakan perdagangan, dan sumber daya alam yang
memengaruhi kinerja perdagangan sektor pertanian.
Indonesia memiliki potensi besar dalam produksi dan
ekspor produk pertanian, sementara Malaysia lebih
mengandalkan sektor agroindustri dan produk
bernilai tambah tinggi. Rekomendasi kebijakan
disusun untuk meningkatkan integrasi perdagangan,
diversifikasi produk, dan memperkuat kerja sama
bilateral dalam rangka meningkatkan kinerja
perdagangan sektor pertanian dan mendorong
pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dua Negara.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.