Metodologi Pemahaman Hadis Rejeksionis-Liberal
Main Article Content
Abstract
Permasalahan atau problem terkait pemahaman hadis Nabi adalah persoalan yang sangat penting untuk di pelajari dan dibahas. Hal ini dikarenakan hadis menjadi sumber kedua dalam ajaran Islam setelah Al-Qur’an. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan kajian dalam metodologi pemahaman hadis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode pustaka atau library research. Yaitu mengambil dari beberapa literatur. Temuan dari kajian ini adalah bahwa paradigma rejeksionis liberal berupa sekelompok orang yang menolak hadis sains yang tidak masuk akal atau tidak diterima pikiran.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Afrizal. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers, 2015.
Al-Adlabi, Salah al-Din bin Ahmad. Manhaj Naqd Al-Matn. Beirut: Dar al-Falaq al-Jadidah, 1983.
Al-Bagdadi, Abu Bakar bin Ali al-Katib. Kitab Al-Kifayah Fi ’Ilm Al-Riwayah. Mesir: Matba’ah al-Sa’adah, 1972.
Al-Qaradawi, Yusuf. Kaifa Nata’amal Ma’a as-Sunnah an-Nabawiyyah. New York, 1993.
Alfatih Suryadilaga. “Metodologi Syarah Hadist Era Klasik Hingga Kontemporer.” SUKA Press, 2012, 64.
Basri, Helmi. “RELEVANSI ANTARA HADITS DAN SAINS Kaedah Dan Aplikasinya Dalam Bingkai I`jaz Ilmi.” Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman 17, no. 1 (2018): 130. https://doi.org/10.24014/af.v17i1.5336.
Ismail, Syuhudi. Metodologi Penelitian Hadis Nabi. Jakarta: Bulan Bintang, 1992.
Muh. Tashrif. “Kajian Hadis Di Indonesia Sejarah Dan Pemikiran.” STAIN Ponorogo Press, 2007, 78–79.
Mustaqim, Abdul. Ilmu Ma’anil Hadis: Paradigma Interkoneksi. 2nd ed. Yogyakarta: Idea Press, 2016.
Najwah, Nurun. Ilmu Ma’anil Hadis (Metode Pemahaman Hadis Nabi: Teori Dan Aplikasi. Jakarta: Cahaya Pustaka, 2008.
Sa’diyah, Fatichatus. “Pemikiran Hadis Shah WaliYullah Al-Dahlawi.” Uin Sunan Ampel Surabaya, 2018, 75.
Syamsuddin, Sahiron. Metodologi Living Qur’an Dan Hadis. Pertama. Yogyakarta, 2007.